tentang tulisan saya?

Jumat, 19 November 2010

Seperti apakah diriku ini???

Ketika semua orang bingung bertanya, tentang diri kita itu siapa. Tentang apa yang bisa kita perbuat untuk hidup kita dan dunia kita. Terkadang pertanyaan seperti inilah yang sering memusingkan kita. Tapi setelah pada akhirnya kita belajar, pada saat itulah kita tahu. Tahu tentang rasa syukur bahwa kita masih memiliki mimpi, memiliki harapan, memiliki waktu untuk belajar. Belajar mewujudkan mimpi, merealisasikan harapan hidup kita. Walau tidak jarang terjadi kegagalan. Menyisakan perasaan kecewa. Tetapi setidaknya kita harus mampu bersyukur pada TUHAN yang Maha Kuasa. Kita diberikan kesempatan untuk melalui proses, melewati tahapan hidup yang penuh dengan keindahan mimpi-mimpi kita. Keanggunan harapan walau kadang masih misteri. Dan terakhir saya akan dengan tegas mengungkapkan bahwa saya adalah "Manusia yang mujur" di dunia ini. Mampu bertahan untuk mencapai mimpi. Menggapai harapan. Menjalani proses hidup.

Kamis, 18 November 2010

keagungan kerajaan-MU

Gegap gempita suara suara keagungan tak terhalang oleh apapun...
Dapat kunikmati kukhidmad dengan segenap perasaan yang ada....
Ternyata aku akhirnya tersadar............
Dosa adalah garis hidup ku ini......
Khilaf merupakan waktu yang selama ini merentahkan setiap pundi hidupku.....

Akupun sadar bahkan akupun tahu terlalu mengkilap rumah-MU......
Terlalu teduh keagungan kerajaan-MU.......
Kupaksa kupatutkan diriku melenggang.........
Di keadaan hati yang bimbang.......

Sementara sekumpulan herbivora berjenis mamalia.....
Berkaki empat lengkap dengan seragam bulu tebal itu.....
Di sudut pelataran rumah-MU..............
Berpagar bambu di atas tembok setengah badan itu.....
Menunggu setia untuk sebuah kehadiran waktu......

Waktu ketika pada akhirnya jiwa mereka terlepas sebagai persembahan untuk pelataran surga........

Masih suara suara kebesaran-MU membasuh malam membelai hati untuk senantiasa agar tidak mati.......

Hanya sekedar aku mengintip peradaban pada ritual tahunan ini....
Kiranya cukup menyadarkan aku tentang baluran dosa dan khilaf......
Di sepanjang usia nafas ini...................

Terakhir aku hanya bisa berucap.....
"Maafkan aku TUHAN hanya ini lah yang bisa aku korbankan"
"Maafkan aku TUHAN hanya ini lah yang bisa aku korbankan"
"Bukan herbivora ataupun jenis mamalia lainnya"
"Cuma ungkapan keagungan dan kebesaran-MU"
"Dan aku sungguh, sungguh-sungguh tak bisa membuat suatu penyangkalan"
"Pada ke-ESAAN kasih-MU dan sayang-MU...................."



Met Idul Adha.......................
ALLAHU AKBAR.........
ALLAHU AKBAR........
ALLAHU AKBAR........